Latest Entries »

 

Tidak semua orang suka lagu yang menceritakan tentang patah hati, tapi penampilan Adele di Grammy Award 2012 sangat luar biasa. Adele bahkan mendapatkan standing applause yang cukup lama dari para audience yang kebanyakan adalah musisi-musisi hebat. Suatu pembuktian diri yang luar biasa.

 

 

 

Apa itu Grammy Award? The explanation will come soon…

Have a nice weekend!!

 

Di antara sekian banyak penggemar sepak bola, tidak banyak dari mereka yang juga senang memperhatikan detail dari arena tempat pertandingan berlangsung. Padahal ini adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam pertandingan sepak bola. Apakah sempat terlintas di kepala kita sebuah pertanyaan tentang, sebanyak apa suatu stadion dapat menampung supporter yang hadir, bagaimana pihak stadion dapat memastikan keamanan pemain-pemain di sana  dan mengatur supporter yang datang membanjiri arena pertandingan pada pertandingan-pertandingan super penting, atau fasilitas apa saja yang terdapat di dalam markas stadion dari klub-klub sepakbola raksasa dunia, apakah sama dengan stadion terbesar di kota kita? Dan tentu saja, stadion sepak bola ini menjadi simbol singgasana dari klub sepak bola di sana. Hebatnya lagi, stadion-stadion besar markas klub-klub sepak bola raksasa bukanlah stadion biasa. Sebut saja, Old Trafford, San Siro, Santiago Bernabéu, atau yang lainnya. Mereka dirancang sedemikian rupa dengan begitu indahnya oleh arsitek-arsitek terkenal dengan menghabiskan biaya berjuta-juta dollar. Seperti apa sih hebatnya? Baca terus tulisan ini ya…

 

Siapa yang tidak tahu nama ini, Allianz Arena? Setiap orang yang fanatik pada sepakbola harus mengetahuinya, apalagi bagi mereka yang selalu update informasi tentang Liga Champions, karena tanggal 19 Mei waktu setempat atau 20 Mei waktu Indonesia, dua raksasa sepakbola, Chelsea FC dan FC Bayern München, akan berjuang mati-matian untuk bisa mengangkat piala paling bergengsi ini dan membuktikan bahwa mereka adalah yang terbaik di Liga Eropa.

 

Allianz Arena adalah stadion sepakbola yang terletak di bagian utara Munich, Jerman. Stadion yang memiliki kapasitas 66.000 penonton ini merupakan rumah bagi dua klub sepakbola Jerman, yaitu, Bayern München FC dan TSV 1860 München. Stadion yang menghabiskan dana 340 juta euro atau 4 triliun rupiah ini adalah stadion terbesar ketiga di Jerman setelah Signal Iduna Park di Dortmund dan Olimpiastadion di Berlin. Stadion yang bagian luarnya dapat memancarkan tiga warna berbeda ini dirancang oleh firma arsitektur Swiss, Herzog & de Meuron, yang juga menjadi perancang Stadion Nasional Beijing yang sangat terkenal karena bentuknya yang menyerupai sarang burung. Konon, ini adalah stadion pertama di dunia yang dapat merubah warna bagian luarnya secara keseluruhan. Allianz Arena berwarna merah ketika Bayern München bermain, berwarna biru ketika 1860 München bermain dan berwarna putih untuk Tim nasional Jerman.

 

Indahnya warna-warni Allianz Arena

 

Bagian luar dari stadion ini tersusun dari 2.874 foil panel ETFE (Ethylene tetrafluoroethylene) berbentuk belah ketupat yang berisi udara. Tebal dari foil ini hanya 0,2 mm. Sangat rentan rusak memang, tapi petugas di sana selalu melakukan pengecakan dan perawatan untuk menjaga kualitas dari stadion ini. Setiap panel dapat diterangi oleh tiga lampu dengan warna berbeda. Untuk menyalakan lampu-lampu ini secara keseluruhan, mereka hanya perlu membayar 50 euro atau 600 ribu rupiah per jamnya.

 

Allianz Arena bukanlah nama original dari stadion yang pertama kali dibuka pada Mei 2005 ini. Karena sejak Piala Dunia 2006 di Jerman, stadion ini dikenal sebagai FIFA World Cup Stadium Munich. Namun setelah itu, perusahaan asuransi terkemuka asal negeri Panzer ini, Allianz, bersedia membayar banyak agar namanya bisa tercantum di stadion ini dengan kontrak berjangka waktu 30 tahun. Dulu, kepemilikan stadion ini berada di kedua tim, yaitu Bayern München FC dan TSV 1860 München. Namun, karena krisis keuangan TSV 1860 Muenchen, maka FC Bayern München mengambil alih kepemilikan Allianz Arena secara keseluruhan.

 

Apabila Anda sedang berada di kota München, Anda bisa mampir ke stadion ini walaupun sedang tidak ada pertandingan di sana. Karena dengan uang 10 euro, kita bisa mengikuti tour guide pada jam 1 siang untuk bisa melihat-lihat isi dari stadion ini, termasuk ruang ganti yang biasa dipakai pemain sebelum mereka bertanding. Kalau beruntung, kita bisa bertemu dengan pemain yang sedang berlatih di sana.

 

Fasilitas yang ada di stadion ini cukup lengkap. Untuk menunjang keamanan, mereka memiliki banyak kamera CCTV di berbagai titik yang terpusat ke ruang keamanan. Dan setiap habis pertandingan, pihak stadion harus bisa mengosongkan stadion dalam waktu 1 jam. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan para pemain dari hal-hal yang tidak diinginkan. Terdapat 550 toilet dan 190 monitor di dalam stadion ini untuk menunjang kenyamanan supporter yang hadir. Apabila merasa lapar saat menonton pertandingan, kita bisa membeli makanan dan minuman di sekitar stadion. Untuk kursi penonton sendiri terdapat banyak macamnya. Selain kursi dengan kelas standar, stadion ini juga memiliki 2.000 kursi untuk kelas bisnis dan 400 kursi untuk press. Untuk tamu istimewa, terdapat box mewah yang bisa ditempati oleh 106 orang. Terdapat pula 165 tempat khusus bagi para pengguna kursi roda.

 

Perawatan rumput lapangan rutin dilakukan. Terdapat orang-orang khusus yang bertugas menjaga kualitas dari rumput yang ada di lapangan (plant protector). Mereka harus menjaga suhu, kelembaban, nutrisi serta pasokan sinar matahari agar rumput tetap segar. Hama dan penyakit sebisa mungkin dihindarkan dari rumput-rumput ini. Dan yang paling penting, tinggi serta ketebalan rumputnya pun dijaga dan disesuaikan agar pemain dapat bergerak lincah di atasnya.

 

CIMG0495

Perawatan rumput saat musim dingin akhir 2011

Apabila ingin membeli merchandise, kita bisa pergi ke Fansclub Megastore di bagian bawah stadion. Terdapat dua Fansclub Megastore di stadion ini. Yang satu khusus untuk Bayern München FC dan satu lagi khusus untuk TSV 1860 München.

 

Untuk mencapai stadion ini, dari München Hbf atau stasiun kereta utama kota München, kita harus naik U-Bahn di jalur U6 dan berhenti di stasiun Fröttmaning U-Bahn. Stadion Allianz Arena terletak tidak jauh dari stasiun ini. Hanya dengan jalan kaki 10 menit, kita bisa sampai tepat di depan stadion sepak bola yang indah ini.

 

Ini adalah euforia yang terlihat saat FC Bayern Munchen melawan TSV 1860 München pada tahun 2005. Kira-kira, bagaimana ya euforia saat final liga Champions nanti?

Cerita-cerita Lucu

Murid SD Dengan Gurunya

Anto yang duduk dibangku SD ditanya Bu Fanny, Gurunya

Bu Fanny : Anto, ada 5 bebek yang lagi mencari makan disawah. Kalo ditembak pemburu,

kena satu yang tinggal berapa ?

Setelah berpikir sejenak, si Anto menjawab “Ga ada sisanya bu ”

Bu Fanny bertanya “kenapa ga ada sisanya ?”

Si Anto menjawab” yang lain terbang semua karena kaget”

Bu Fanny tersenyum bijak dan berkata “yah, sebetulnya bukan itu jawabannya. tapi saya suka cara

berpikir kamu ”

 

Kamu mengaku saja

Seorang guru Sejarah memberikan pertanyaan kepada murid-muridnya,

“Anak-anak, siapa yang menulis Pancasila dan UUD 1945?”

Murid-murid semua diam seribu bahasa. Karena hingga menjelang usai jam pelajaran belum satu murid pun menjawab, sang guru marah dan akhirnya menghukum seluruh muridnya berjemur di lapangan upacara hingga sore hari. Salah seorang murid tersebut, sebut saja Anto, tiba di rumah dengan menangis tersedu-sedu. Ayahnya yang keheranan bertanya,

“To, kenapa kamu? Berkelahi?”

Anto menjawab, “Bukan Pak, tapi kami dihukum jemur oleh pak Guru.”

Ayahnya bertanya lagi, “Kenapa sampai dihukum?”

Anto menjawab, “Kami tidak menjawab siapa yang menulis Pancasila dan UUD 1945, pak”

Tiba-tiba muka sang Ayah merah padam dan menampar anaknya itu sembari menghardik,

“Kenapa tidak mengaku saja kamu yang menulisnya!!!”

 

Indonesia tetep canggih

Dalam rapat perkembangan teknologi abad-21, ada utusan dari indonesia, jepang dan amerika. Amerika melihatkan kemajuan teknologinya. Saat ada telpon masuk, Amerika tidak lagi menggunakan hp, tapi memegang kancing bajunya dan berbicara.

Orang Indonesia heran “Wuih gila loe yach, bisa kayak gitu”

Orang jepang langsung nyeletuk, “Wach punyaku lebih gila lagi nich….”dan kemudian dengan jari jempol dan kelinking orang jepang itu menelpon rekannya, ck..ck…’ memang gila nich…,”kata orang indonesia itu dengan rasa kagumnya.

Akhirnya orang indonesia ini bingung, apa yang akan ditunjukkan kepada kedua rekannya itu. tiba-tiba orang indonesia ini menggetarkan badannya dan matanya merem melek. Orang amrik dan jepang bingung, lantas bertanya,” hi..hi… kamu sedang ngapain…..”

“Hus diam !!! fax sedang masuk nich….!!!” kata orang indonesia.

 

Hitam segalanya

Alkisah di negara Afrika sana, manusia yang paling hitam adalah yang paling hebat! Hitam dalam arti hitam segala-galanya, itulah Negro Sejati! Ada 3 orang anak kecil yang sedang membandingkan kehitaman Bapaknya.

Anak yang ke 1 : ” Babe gue kemarin sedang ngupas Apel, eh..tangannya
terluka, DARAH nya HITAM!!!!…

Anak yang ke 2 : “Papi ku kemarin sedang benerin Parabola,eh..terjatuh
sampai patah tulang, TULANG nya HITAM !!!”

Anak yang ke 3, nggak mau kalah hebat : “Hm.. itu belum seberapa,tadi
malam waktu kami sedang nonton TV diruang keluarga, tiba-tiba Bokap
gua KENTUT, …..e-eh,…tiba tiba seluruh ruangan jadi GELAP !!!!!!”

 

Anjing buluk

Di suatu desa konon terdapat kolam yang ajaib, yang konon bisa merubah muka dan tubuh orang.

Suatu hari ada seorang wanita tua yang datang kesana. Di depan kolam itu dia bertemu bapak-bapak seumurannya.

Si ibu berkata ”Pa apa bener nih kolam ajaib yang bisa ngerubah muka orang“.

“Ga tau atuh Neng, gosip eta mah Neng, coba aja Neng” kata si Bapa.

Tiba-tiba si Ibu teriak “Saya ingin jadi Bella Safira”, jebur si Ibu nyemplung, pas keluar, ajaib si Ibu berubah mukanya.

Si Bapak itu kaget setengah mati, “Wah kok bisa ngerubah, saya juga ingin” kata si Bapa. Lalu si Bapak itupun nyemplung ke kolam degan berteriak “Ingin jadi Jeremi Thomas”, akhirnya wajah si Bapak itu pun berubah.

Ternyata di situ ada pemuda yang melihatnya ia pun ingin merubah mukanya, lalu ia bertanya kepada si Bapak itu bagaimana caranya setelah di beritahu ia langsung mempraktekkannya. ia mengambil ancang-ancang. dengan sekuat tenaga ia berlari, menuju kolam,

“Saya ingin jadi… ” tiba -tiba ia tersandung batu dan mengumpat “anjing buluk” , jeburrrr…

 

Seorang pemuda dan Hitler

Pada suatu hari, di Jerman, Hitler pergi ke sebuah bioskop. Dia hendak menonton pemutaran film perjuangan Nazi, yang tentunya, mengisahkan tentang Hitler itu sendiri, sesuai dengan praturan pada saat itu.

Dengan menyamar sebagai pemuda miskin ia, masuk dan duduk di bagian depan… Ketika acara hendak dimulai, seperti biasa pengunjung berdiri dan memberi hormat. Saking terharunya melihat kesetiaan rakyatnya tanpa sadar ia menangis, tetapi seorang pemuda yang berdiri disampingnya menegurnya …

Pemuda itu berkata, “Hei kenapa kamu tidak berdiri? Saya mengerti perasaan kamu terhadap ‘bajingan’ itu, tapi apa daya. Kita di kelilingi oleh para penembak gelapnya …..”

 

Dikira kotak obat

Pasien : Dok, tolonglah sembuhkan penyakit saya. Saya sering berjalan di waktu tidur.

Dokter : Ini kotak yang bisa menyelesaikan persoalanmu. Setiap malam, ketika Anda sudah bersiap untuk tidur keluarkan isi kotak itu dan taburkan di lantai sekeliling tempat tidurmu.

Pasien : Kotak apa ini, Dok? apakah sejenis serbuk penenang?

Dokter : Bukan. Ini kotak paku payung.

 

Lupa bawa kacamata

Suatu hari seorang presiden sebuah negara berkembang pergi melihat pameran lukisan-lukisan. Karena saat itu beliau mengalami sakit mata dan penglihatannya kabur, maka ia mengajak satu ajudannya ut menuntunnya.

Presiden : “Wah, lukisan ini bagus. Gambar ikannya bener-bener hidup.”

Ajudan: “Shttt… Jangan keras-keras Pak. Itu gambar buaya.”

Kemudian mereka berpindah ke lukisan lain.

Presiden: “Gambar Gajah ini benar- benar gagah.”

Ajudan: “Shttt… Ojo keras-keras Pak. Itu gambar banteng.”

Presiden itu kemudian menahan diri memberi komentar sampai ia tiba pada satu pojok ruang pameran dia berseru:

“Wah, sing iki apik tenan. Lukisan Gorila nya begitu nyata anatominya.”

Ajudannya langsung tertegun dan berkata:

“Pssttt…. Jangan keras-keras Pak. Itu cermin !

 

Masalah dengan dengkuran

Pasien : Dok, saya mendengkur kalau tidur

Dokter : Apakah dengkurannya keras sekali?

Pasien : Iya dok, keras sekali.

Dokter : Apakah itu mengganggu istrimu?

Pasien : Saya tidak menikah dok.

Dokter : Jadi anda tidur sendiri. Saya kira itu tidak menjadi masalah.

Pasien : Tidak menjadi masalah? saya sudah dipecat kerja 5 kali gara-gara dengkuran saya itu.

 

Pakai tusuk gigi

Siang yang cerah di suatu rumah, Nyonya, sambil berteriak,:

“Iyem, Parto!!! Coba kesini sebentar!”

Iyem & Parto : “Iya, Nya.”

Lalu cepat-cepat datang. Setelah sampai, segera berlutut ketakutan, karena memang nyonya mereka yang satu ini galak bin ajaib.

Iyem : “Ada apa, Nya?”

Nyonya : “Saya mau tanya, siapa saja sih yang suka memakai tusuk gigi di rumah ini. Kok belum ada seminggu, sudah habis. Perasaan, saya baru memasukkan yang baru kemarin lusa. Lho kok sekarang sudah tidak ada sama sekali?”

Iyem : “Anu, Nya. Bapak kan setiap habis makan selalu pakai tusuk gigi.”

Nyonya : “Itu sih saya tahu, Yem. Saya juga, tetapi sebanyak-banyaknya Bapak dan saya memakai, tidak akan habis secepat ini.”

Iyem : “Anu, Nya. Den Iwan juga sering mengambil dalam jumlah yang banyak, tapi saya tidak tahu untuk apa.”

Parto : “Katanya sih untuk prakarya, Bu.”

Nyonya : “Oh, ya sudah. Itu sih tidak apa-apa kalau untuk pelajaran. Tapi kalau tidak salah saya sering lihat kamu juga sering pakai tusuk gigi kan?”

Iyem, sambil malu-malu karena ketahuan, “Heh, iya Nya, tapi sedikit kok, kalau perlu saja.”

Parto, tanpa perasaan bersalah, “Iya Nya, dia boros. Harusnya seperti saya saja yah, Nya. Setelah pakai, saya kembalikan lagi ke dalam tempatnya.”

 

Sebuah short movie produksi anak muda-anak muda kreatif asal Malaysia yang menceritakan tentang sebuah prioritas yang “kurang tepat” ketika akan menghadapi ujian, dan bagaimana akibatnya. Starring by Joe Brook, please enjoy, Priorities:

 

 

 

 

Buat adik-adik yang akan menghadapi Ujian Nasional senin depan, semangat ya belajarnya!!

Lihat juga shorts lainnya karya Jinnyboytv:

 

Ah Wing – Malaysia’s Number 1 Salesman

My Generasi

Only in Malaysia

 

Tertarik ? Yuk bikin shorts movie juga Smile

Pinky and the Brain

 

 

pinky-and-the-brain

 

Have a nice study, keep trying and always do your best!!!

 

 

Beberapa waktu yang lalu, di TV, radio, koran, dan media massa lainnya sedang heboh memberitakan satu hal yang sama, yaitu tentang kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) yang tadinya akan diberlakukan mulai tanggal 1 April lalu. Begitu banyak demonstrasi yang dilakukan baik oleh mahasiswa atau pun masyarakat kecil untuk menentang kebijakan tersebut. Mereka tidak kuasa membayangkan bagaimana efek dari kenaikan dalam kehidupan sehari-hari. Hingga pada akhirnya pemerintah harus menunda kebijakan yang mereka anggap cukup penting itu. 

 

Ada suatu tayangan yang cukup menarik untuk sedikit dibahas. Pada suatu malam saat marak-maraknya isu kenaikan BBM, saya melihat salah satu program TV yang memberikan informasi tentang harga BBM di negara lain. Judul tayangan tersebut adalah “10 Negara dengan Harga Bensin Paling Mahal di Dunia”. Menarik bukan?

 

Tayangan yang tidak menyebutkan sumber informasinya itu menyebutkan bahwa 8 dari 10 negara yang harga BBM-nya paling tinggi di dunia adalah negara-negara Eropa. Berikut adalah informasi dari tayangan tersebut:

 

10. Amsterdam, Belanda Rp. 18.800 per liter

9. London, Inggris (missed information)

8. Brussels, Belgia Rp. 19.200 per liter

7. Stockholm, Swedia Rp. 19.700 per liter

6. Kopenhagen, Denmark Rp. 19.750 per liter

5. Monte Carlo, Monako Rp. 19.800 per liter

4. Athena, Yunani Rp. 20.000 per liter

3. Oslo, Norwegia 21.800 per liter

2. Asmara, Eritrea Rp. 22.600 per liter

1. Istanbul, Turki Rp. 22.600 per liter

 

Informasi ini ternyata juga dapat dilihat di situs berikut:

10 negara dengan harga bensin paling mahal di dunia

 

Kalau kita menerima informasi tersebut bulat-bulat tanpa melihat sumber informasi serta kondisi dan pertimbangan lainnya tentang negara-negara tersebut, maka kita pasti akan berpendapat kalau kenaikan harga BBM di negara kita bukanlah hal yang perlu dipermasalahkan. Toh di Eropa saja harga bensinnya jauh lebih mahal dan mereka enjoy-enjoy saja. Tapi mari kita lihat, Bisakah kita menyamakan kondisi di negara kita dengan di negara-negara tersebut?

 

Setelah saya cek, ternyata harga BBM di negara-negara Eropa lainnya pun tidak akan jauh berbeda satu sama lainnya. (Sumber: Petrol and diesel price in Europe). Sejak mereka tergabung dalam Uni Eropa, banyak kebijakan yang dibuat, disepakati dan diterapkan bersama oleh negara-negara yang tergabung di dalamnya. Apalagi masalah konsumsi bahan bakar minyak yang harus diimpor dari negara lain. Sama seperti Value-Added Tax atau Pajak Pertambahan Nilai, tentunya mereka pun harus menentukan bersama pajak minimal atas bahan bakar yang harus diberlakukan di negara masing-masing. Dan ketika saya melihat sistem transportasi di negara-negara Eropa, ternyata tidak jauh berbeda satu sama lain. Benar-benar kompak.

 

Di Jerman sendiri, pada tanggal 21 Feb 2012 harga bensin mencapai 1,68 Euro per liternya. Apabila 1 Euro serata dengan 11.800 rupiah, maka harga bensin pada waktu itu adalah 19.824 rupiah. Tapi apakah Anda tahu kalau hampir setengah dari harga bensin tersebut adalah pajak untuk pemerintah?. Yup. Inilah salah satu alasan kenapa orang-orang di negara Eropa akan berpikir berkali-kali untuk membeli mobil. Jangan tanya tentang motor, negara-negara Eropa tidak begitu populer dengan motor seperti di negara-negara Asia. Oleh karena itu, tidak banyak perusahaan-perusahaan yang memproduksi motor di negara-negara Eropa. Kalau mau impor dari Jepang atau China pun, pasti akan harga pasarannya akan sangat mahal. Satu hal lagi yang perlu diketahui, walaupun harga bensin di Eropa cukup tinggi, tapi ternyata harganya masih jauh di bawah harga untuk satu kali makan yang rata-rata mencapai 3-4 Euro. Dan di sana pun tidak ada transportasi umum seperti ojek, bajaj, atau angkot yang dikelola secara pribadi oleh masyarakat kecil seperti di negeri kita. Sehingga tidak ada orang-orang yang nasibnya benar-benar ditentukan oleh harga BBM.

 

Walaupun pajak untuk bensin di sana cukup tinggi, kerja pemerintahan ternyata cukup memuaskan. Saya bisa memastikan bahwa tidak ada jalanan aspal yang rusak atau berlubang di Jerman. Selain itu, kita pun bebas menggunakan highway atau jalan tol tanpa harus membayar lagi. Perawatan jalan pun cukup intents. Terutama saat muslim salju. Pemerintah harus memastikan salju-salju yang ada di jalan tidak menghambat para pengguna jalan. Mereka juga harus menaburkan garam-garam, tanah, atau kerikil demi memastikan jalan-jalan tidak menjadi licin dan berbahaya. Kalau sampai ada kecelakaan karena petugas tidak melakukan hal tersebut, orang yang mengalami kecelakaan tersebut bisa menuntut ganti rugi pada pemerintah. Harga minyak dunia yang katanya mahal pun ternyata tidak membuat negara ini khawatir, karena selama ini mereka telah cukup familiar dengan menggunaan biofuel dan dalam waktu dekat akan launching “recharge station” untuk mendukung pengembangan mobil listrik.

 

Menurut informasi yang saya dapatkan dari teman jerman saya, harga bensin di sana juga tidak fixed (tetap) setiap harinya. Harga bensin di akhir pekan akan lebih tinggi bila dibandingkan hari kerja biasa. Jadi kalau ingin irit, maka isi penuhlah tanki mobil Anda di hari senin. Tapi sebenarnya, tidak banyak orang yang memiliki mobil atau motor pribadi di negara itu. Apalagi kebanyakan yang tinggal di kota-kota besar tidak memiliki garasi pribadi karena biasanya mereka tinggal di falt-flat. Maka, di malam hari, kita bisa lihat mobil-mobil di parkir begitu saja di tepian jalan berselimutkan udara malam yang dingin. Akhir musim gugur, kita bisa melihat mobil-mobil tersebut dilapisi es yang tipis. Bayangkan bagaimana kalau di musim salju!

 

Lalu, bagaimana orang-orang di Eropa biasa berpergian? 

 

Sistem transportasi di negara-negara Eropa tidak jauh berbeda. Untuk bepergian di dalam kota, orang-orang biasanya lebih memilih menggunakan bis, sepeda, atau hanya berjalan kaki. Di kota-kota besar di Jerman seperti Hamburg, Berlin, Frankfurt, Munchen dan lainnya, terdapat juga transportasi trem dan subway yang disebut U Bahn atau Untergrundbahn (kereta bawah tanah), yang siap mengantarkan warga dan para turis ke tempat-tempat yang diinginkan di dalam kota. Ada juga kereta yang dinamakan S Bahn atau Stadtschnellbahn (city rapid railway) untuk transportasi di dalam kota-kota besar. Semua kendaraan ini beroprasi sesuai dengan jadwal yang tersedia. Berangkat dan sampai di setiap tempat tujuan dengan tepat waktu. Yah, walaupun di kota kecil seperti Goettingen sempat ada bis yang terlambat datang, dan itu pun tidak lebih dari 10 menit, tapi cukup membuat saya telat datang kuliah, hehe… Di kota-kota besar juga biasanya menyediakan fasilitas peminjaman sepeda yang disediakan oleh pemerintah kota atau perusahaan yang sama dengan bis atau kereta di sana. Begitu banyak alternatif transportasi di sana, tinggal kita menentukan transport apa yang paling tepat untuk kita.

 

Trem di tengah kota Kassel, Jerman

Bagaimana dengan kenyamanan dan keamanannya?

 

Karena fasilitas-fasilitas transportasi di negara-negara Eropa di kelola oleh pemerintah (yang serius dalam memajukan negerinya) dan perusahaan swasta yang profesional, maka pelayanan, kenyamanan dan keamanan merupakan hal yang perlu diutamakan. Kita tidak perlu berdesak-desakan untuk berebut mendapatkan tempat duduk dan udara untuk bernafas di kereta atau bus untuk berangkat kerja atau sekolah atau harus menunggu kesal karena sang sopir tidak mau berangkat sebelum penumpang penuh karena transportasi di sana telah terjadwal dengan baik dan datang di halte atau stasiun setiap sekian menit saja. Tidak perlu ada pelecehan atau penjambretan di dalam transportasi umum di halte atau di stasiun seperti yang banyak terjadi di negeri kita, karena selalu ada polisi yang bisa diandalkan serta kamera pengawas yang selalu mengintai gerak-gerik kita.  Kita juga tidak perlu merasa terganggu dengan asap rokok yang dikeluarkan oleh penumpang lain karena merokok di ruangan, di dalam transportasi umum dan di tempat umum lainnya sangat dilarang. Jadi saya rasa, cukup manusiawi ketika banyak orang di negeri kita yang lebih memilih untuk menginvestasikan uangnya untuk membeli kendaraan pribadi. Tapi lihat apa implikasinya sekarang? Macet, polusi, jumlah kecelakaan lalu lintas terus bertambah, konsumsi bensin melonjak, dll. Seharusnya pemerintah bisa mengantisipasi hal ini sejak awal kalau memang mereka serius dan memiliki visi yang jauh ke depan. 

 

The Munich U-Bahn (subway di Munich)

 

Di Jerman dan negara Eropa lainnya, mahasiswa (belum tahu apakah pelajar juga dapat fasilitas ini) dapat menggunakan fasilitas Semester Ticket yang diberikan oleh kampus. Dengan fasilitas ini kita sebagai mahasiswa bisa menggunakan transportasi di dalam kota dan transportasi antar kota sepuasnya selama satu semester tanpa harus bayar lagi. Tidak sepenuhnya gratis memang. Karena biaya untuk fasilitas ini juga sudah termasuk ke dalam SPP kita per semester. Semester ticket dari Uni Hannover dapat mencakup semua transportasi dalam kota seperti trem, subway, bis dll. Dengan semester ticket ini, mahasiswa dari Uni Hannover dapat pergi ke berbagai kota di wilayah Niedersachsen (Lower Saxony) seperti Hamburg, Bremen, Goettingen, dan kota-kota lainnya dengan menggunakan regional train tanpa harus membayar lagi. Lihat peta Lower Saxony di sini. 

 

Untuk warga yang lain (termasuk turis), mereka dapat memilih berbagai tawaran untuk membeli tiket atau karcis transportasi dalam kota secara paket. Ada paket harian, mingguan, bulanan, 6 bulanan atau tahunan. Semakin besar paket, semakin murah perhitungannya bila dibandingkan dengan single ticket. Tapi hal ini juga harus disesuaikan dengan kebutuhan kita. Di Goettingen, harga untuk single ticket bis adalah 2 Euro. Cukup mahal memang, tapi harganya tetap di bawah biaya rata-rata untuk satu kali makan di luar. Tiket ini bisa kita gunakan lagi hingga satu jam setelah penggunaan pertama. Bagi rombongan turis atau keluarga, ada juga pilihan groupen ticket (tiket grup) untuk lebih menghemat biaya perjalanan. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan kita.

 

Tidak seperti di negara kita, bis di Eropa tidak akan menemukan kondektur. Begitu pun dengan trem dan kereta dalam kota. Mereka bekerja secara efektif dan efisien. Karena semua tugas cukup diemban oleh satu orang supir atau masinisnya. Saat bis, term atau kereta dalam kota berhenti di halte-nya yang terletak di berbagai titik dalam kota, calon penumpang sudah bersiap-siap. Mereka tidak akan masuk sebelum penumpang yang akan keluar, turun semua. Jangan lupa untuk memastikan nomor bis, trem atau kereta dalam kota yang mengarah ke tempat yang Anda inginkan! Kalau Anda turis dan belum mengenal kota yang Anda datangi, Anda bisa melihat peta kota dan rute perjalanan yang ada di setiap halte.

 

Di kota kecil Goettingen, umumnya terdapat dua pintu di dalam bis. Pintu masuk berada di bagian depan. Sedangkan pintu keluar ada di bagian tengah ataubDari sana kita akan berpapasan  dengan sopir yang juga berfungsi sebagai penjual karcis. Di dekatnya ada kotak uang yang memisahkan uang kertas dan koin berdasarkan nominalnya. Bagi yang memiliki kartu bis langganan, mereka hanya perlu menunjukannya pada sopir ketika mereka hendak masuk ke dalam bis. Untuk trem dan kereta dalam kota, karcis bisa dibeli di mesin otomatis yang terletak di dekat halte atau di dalam trem dan kereta dalam kota itu sendiri. Karcis yang berbentuk persegi panjang ini harus kita masukan ke mesin validasi yang tersedia di dalam  untuk mendapatkan cap tanggal kapan pertama kali karcis tersebut digunakan. Inilah yang dinamakan self-service. Semua dilakukan atas kesadaran sendiri. Apabila Anda ingin berhenti di halte berikutnya, Anda hanya perlu menekan tombol yang tersedia di dekat Anda.

 

Sistem transporasi bis yang dikelola oleh  Göttinger Verkehrsbetriebe (GöVB) atau Göttingen Transport Authority, perusahaan swasta yang bekerjasama dengan pemerintah setempat. Pada gambar di atas terlihat seorang gadis di dalam bis yang sedang menunjukan kartu langganannya pada bus driver.

Lalu bagaimana kalau tidak kita validasi? Atau bahkan tidak membeli tiket saat naik trem atau kereta?

 

Pemikiran negatif seperti ini wajar bila terlintas di otak manusia dan saya pun pernah menanyakan hal ini ke teman saya ketika berkunjung ke rumahnya di Dornbirn, Austria. Sebenarnya tidak ada alasan orang-orang untuk berlaku curang dalam urusan transportasi ini. Pihak penyelenggara bis atau transportasi lainnya telah memberika kepercayaan yang besar terhadap masyarakat. Toh selama ini mereka telah memberikan pelayanan terbaik mereka untuk orang-orang. Respect to respect. Orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan atau tempat tinggal pun mendapat tunjangan dari pemerintah setiap bulannya sebagai bentuk social service. Walau memang hal tersebut tidak menutup kemungkinan ada orang-orang yang bertindak curang. Oleh karena itu diadakan pemeriksaan. Tidak setiap hari memang, dan sifatnya random, tidak bisa ditebak kapan. Dan orang yang diperiksa pun random. Tidak semua. Apabila ketahuan tidak memiliki karcis yang valid, Anda bisa kena denda langsung yang sebenarnya telah diperingatkan dalam bentuk tulisan di dalam transportasi-transportasi tersebut, 40 Euro untuk transportasi dalam kota dan 65 Euro untuk transportasi antar kota. Apabila tidak bayar secara cash, maka denda akan ditambah 30 Euro. Anda benar-benar tidak dapat mengelak dari denda ini. Dengan melihat kartu identitas Anda, mereka akan tahu dimana alamat Anda dan di institusi apa Anda bekerja. Itulah kehebatan e-Residence Permit atau e-KTP. Mereka akan tahu semua detail Anda dengan mudah.

 

Urusan-urusan pelanggaran ini bukan lagi hal yang begitu sulit bagi pemerintah dan kepolisian di kebanyakan negara-negara Eropa. Saya pernah mendapatkan suatu cerita pengalaman dari kenalan saya yang waktu itu sedang mengabdi untuk Indonesia di Brussel, Belgia. Suatu hari beliau pernah mengendarai mobilnya sedikit lebih cepat dari batas maksimum yang ditetapkan kepolisian di sana(dibaca: ngebut). Awalnya beliau pikir tidak masalah karena beliau tidak melihat ada polisi di sana. Tapi ternyata setelah satu bulan kemudian, beliau mendapatkan surat denda dari kepolisian atas aksinya tersebut. Ternyata aksinya tersebut terekam oleh kamera pengawas yang ada di jalan-jalan. Dengan melihat nomor di plat mobilnya, polisi tahu kepada siapa polisi harus mengirimkan surat denda tersebut. 

 

Sepertinya tulisan saya terlalu melebar kemana-mana, tapi semoga dengan tulisan ini, pembaca dapat berpikir lebih kritis lagi tentang informasi yang didapat. Dan yang lebih penting lagi, dapat membayangkan bagaimana kondisi BBM dan sistem transportasi yang ada di kebanyakan negara-negara Eropa. Mengenai relevan atau tidaknya harga BBM di negara kita dan negara Eropa saya rasa pembaca dapat menjawab sendiri pertanyaan tersebut. Semoga tulisan ini bisa memberikan banyak wawasan dan pengetahuan baru.

 

Have a nice day!

 

Cek juga informasi tentang negara-negara dengan harga BBM termurah:

10 negara dengan harga BBM termurah

Selamat pagi semua?

 

Inilah pagi yang indah yang kulihat setiap harinya.

Pagi-pagi yang selalu memberikan janji-janji kehidupan yang lebih baik.

 

 

 

Have a nice Monday! Selamat beraktivitas!

 

 

 

Wan deuk adalah seorang anak SMA biasa. Bahkan bisa dikatakan sebagai seseorang yang tidak memiliki gairah (keinginan) hidup. Bapaknya adalah seorang penari kabaret yang suka dijadikan lelucon oleh teman-temannya, hidupnya miskin, dan dia juga tidak pernah tahu siapa ibunya. Dia tidak punya banyak teman dan dia juga dianggap paling bodoh di kelasnya. Hidupnya semakin menyebalkan saat sang guru, Dong Joo, sering sekali memanggil namanya. Entah itu di dalam kelas atau pun di luar kelas. Sampai-sampai dia berfikir, memang tidak ada murid lain untuk dipanggil namanya selain dia. Dia sangat kesal dan  bahkan membenci gurunya itu. Apalagi saat gurunya seakan-akan selalu ingin mencampuri kehidupan pribadinya dengan bilang bahwa ibunya adalah orang Filiphina dan ingin sekali bertemu dengannya. Suatu kenyataan yang Wan Deuk sendiri belum bisa terima. Sampai-sampai Wan Deuk menjadi rajin untuk datang ke gereja untuk mengeluh dan mendoakan agar gurunya itu mati saja.

 

Kejadian demi kejadian akhirnya membuat Wan Deuk menyadari bahwa gurunya itu ternyata sangat menaruh perhatian kepadanya. Bukan karena suka, tetapi karena gurunya yang juga miskin, ingin sekali membantu hidupnya dan dia cukup mengerti bagaimana krhidupan Wan Deuk. Bahkan gurunya itu membantunya untuk menemukan potensi dirinya dan merekomendasikannya ikut kick boxing setelah melihatnya berkelahi. Sang guru pun membantu meyakinkan kepada ayah Wan Deuk bahwa itu merupakan pilihan yang baik baginya. Secara tidak langsung sang guru telah menjadi mentor bagi Wan Deuk. Dan hubungan kedua orang ini menjadi cukup unik.

 

Pertama kali saya melihat thriller film ini di layar monitor di dalam pesawat, saya langsung tertarik untuk menontonnya. Dan ternyata film yang direlease pada tanggal 20 Oktober 2011 di Korea Selatan ini memang cukup layak untuk ditonton. Film yang menceritakan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari ini memang tidak seperti film-film Hollywood atau Box Office lainnya, karena jalan cerita film ini cukup sederhana. Tapi banyak yang bisa kita pelajari dari film ini, terutama sisi-sisi kehidupan yang jarang sekali kita lihat dalam kehidupan sehari-hari.

 

Selamat Menikmati Hidup!!

 

Sebagian besar teman-teman satu angkatan di jurusan saya sudah banyak yang lulus. Sebagian ada yang sudah bekerja, sebagian masih dalam proses pencarian, sebagian ada yang sedang mempersiapkan untuk melanjutkan ke S2, atau bahkan mempersiapkan S-3 (dibaca Eestree). Hanya beberapa saja yang masih belum lulus dan berkutat dengan penelitian. Karena program mobility yang saya ikuti, jadi saya baru memulai lagi penelitian di awal semester ini. Setelah penelitian yang dulu terpaksa dicancel karena saya harus meninggalkan kampus ini selama satu semester.

 

Saya sangat enjoy dengan kehidupan saya di kampus. Saat ini saya menjalani penelitian dan kuliah bersama adik-adik kelas. Menjadi salah satu keuntungan juga bagi saya karena saya bisa lebih dekat dengan adik-adik kelas di jurusan. Dan sekarang prioritas utama saya adalah graduate as soon as possible. Saya termasuk orang yang sangat menikmati setiap pembelajaran, baik di perkuliahan, di organisasi atau kehidupan sosial. Kalau memang ada rizki dan kesempatan, saya ingin sekali melanjutkan sekolah s2 ke luar negeri. Bukan karena gaya-gayaan. Tapi karena ilmu yang ingin saya tekuni ada di negeri lain. Bahkan saya pun sudah menetapkan tema riset untuk S2 nanti dan kebetulan saya mengenal beberapa profesor yang cukup expert dalam bidang yang ingin saya tekuni ini di luar sana. Semoga ada nanti ada beasiswa yang mau menerima saya. Aamiin.

 

Saya memang dulu dikenal dosen sebagai mahasiswa yang suka kabur-kaburan. Ikut conference dan program mobility ke luar ga bilang-bilang ke dosen pembimbing skripsi. Tapi mungkin karena itulah banyak dosen dan teman-teman mengenal saya. Sampai-sampai kalau bertemu, mereka akan bertanya, Hayo, mau jalan ke mana lagi?. OK, sekarang saatnya untuk memperbaiki image saya di mata dosen dan teman-teman. Saya akan fokus pada penelitian dan perkuliahan saya di kampus ini. Kelulusan saya sekarang berada di prioritas teratas, top priority. Maka diperlukan strategi yang jitu untuk mencapai hal tersebut.

 

Walaupun penelitian saya sekarang akan banyak di lapang, tapi sepertinya saya harus meniru budaya kerja teman-teman yang sedang S3 di luar sana. Sederhana sih, tapi cukup sulit untuk dilaksanakan. Apalagi buat saya yang lebih suka mobile. Ada atau tidak ada jadwal khusus tentang riset atau penelitian, maka saya harus tetap datang ke lab secara disiplin. Dosen-dosen Indonesia yang sedang menempuh pendidikan s3 di Jerman, setiap hari kerja harus berada di lab atau ruangan kerjanya dari jam 8 pagi sampai 5 sore. Tidak boleh telat sedikit pun, apalagi pulang lebih awal. Bisa-bisa kena marah professor. Jangan salah, professor di sana bisa dibilang seperti dewa, hehe… Mereka bisa menentukan masa study kita apakah bisa diperpanjang, atau malah diperpendek. Maksudnya apa? Kita bisa saja dipulangkan secara paksa (baca: deportasi) bila kita dianggap telah menyalahi kode etik akademisi yang berlaku di sana. Mereka juga bisa mempengaruhi pemerintah daerah dalam proses pembuatan visa untuk keluarga kita apabila kita hendak mengundang keluarga kita untuk menemai kita selama study di sana. Karena sebenarnya diterima atau tidaknya visa seseorang tergantung pada pemerintah daerah tempat yang akan kita tuju. Kedutaan hanyalah fasilitator dalam penyiapan berkas untuk disalurkan ke pemerintah daerah tersebut. Maka buatlah hubungan baik dengan professor Anda.

 

Saya sudah mencoba budaya ini selama beberapa hari terakhir, walaupun masih suka telat dan pulang lebih awal, hehe… Dan hal ini benar-benar membantu saya. Walau tadinya tidak ada pekerjaan yang diagendakan, tapi kalau sudah dilab, maka secara tidak langsung akan membuat kita mencari hal-hal untuk bisa dikerjakan, seperti membaca literatur, berdiskusi dengan laboran di sana, membantu penelitian teman, atau mulai mencicil skripsi. Banyak teman saya yang sudah tidak ada perkuliahan lagi dan seharusnya segera menyelesaikan penelitiannya, malah lebih banyak tinggal di kostan (saya juga awalnya seperti itu, hehe…), akibatnya malah terbawa malas. Siang baru bangun, terus nonton film di laptop seharian, dan main game atau nonton bola semalaman.

 

Menjelang UTS

 

Have a nice study!!

Perubahan itu

 

Masih ingat dulu ketika di awal-awal kedatanganku di tanah air setelah puas belajar dan jalan-jalan di negeri tempat lahirnya Sang Jenius, Einstein. Ternyata banyak perubahan yang tidak di duga-duga. Saya rasa enam bulan bukanlah waktu yang lama, tetapi banyak sekali perubahan itu, baik perubahan fisik, perubahan pola pikir dan perubahan prilaku atau kebiasaan. Perubahan juga saya rasakan sendiri. Lingkungan, budaya dan kondisi alam yang berbeda memaksa saya untuk bisa beradaptasi dengan cepat karena pengaruh jetlag dan culture shock. Kadang melihat semua perubahan ini membuat saya tersenyum sendiri, hehe…

 

Kampus IPB sekarang banyak berubah. Bisa dibilang tambah keren. Walaupun agak lebih panas. Rektor kami sedang mengejar target pembangunan tahap III untuk tahun 2010-2030. Sekarang banyak bangunan baru. Jumlah ruangan untuk meningkatkan mutu pendidikan seperti kelas dan laboratorium di beberapa fakultas ditambah, perpustakaan jadi lebih keren, jalan-jalan dibuat datar untuk memudahkan bersepeda. Saat saya masuk ke dalam rektorat yang berbentuk seperti piramid itu, saya melihat sejumlah unit transportasi baru yang cukup unik untuk mahasiswa. Sepertinya mereka ingin mengadaptasi sistem transportasi yang ada di Kasetsart University, Thailand. Hanya tinggal masalah waktu sampai semua kendaraan itu beroprasi di kampus hijau ini.

 

Perubahan juga banyak terjadi di hunian madani, Kastil Ummi di Perumahan Taman Darmaga Permai. Disinilah saya tinggal selama saya belajar di IPB. Adik-adik di perumahan ini sekarang telah tumbuh besar. Pertumbuhan yang cukup pesat selama 6 bulan saya tinggalkan. Bim-bim sekarang sudah kelas 3 SMP. Dulu sebelum saya tinggalkan, saya masih jauh lebih tinggi darinya, tapi lihatlah sekarang, sekarang dia lebih tinggi dari saya. Pertumbuhan yang cepat ini pun dialami oleh beberapa anak lainnya. Masjid di depan rumah kami sekarang tampak lebih luas. Cat dan madingnya pun baru. Syukurlah jamaah masjid ini tidak pernah berkurang. Justru sebaliknya. Sekarang saat magrib, masjid selalu penuh sampai shaf paling belakang, hampir mengenai pintu. Saat subuh, tidak kurang dari 3 shaf masjid terisi. Pengajian mingguan dan bulanan pun masih rutin dilaksanakan.

 

Kastil Ummi pun sekarang lebih menyenangkan. Selain menggunakan kabel LAN, kami pun sekarang bisa mengakses internet dengan wifi. Kolam depan rumah sudah dibersihkan dan siap diisi dengan ikan-ikan. Para penghuninya pun selalu menyenangkan. Ada beberapa penghuni baru di rumah ini, sebagian sudah saya kenal sebelumnya. Sekarang pun Kastil Ummi memiliki program-program terbaru. Kebetulan ada penghuni Kastil yang lebih paham tahsin tilawah, oleh karena itu kami memiliki program Mudzakarah Qur’an yang dilaksanakan setiap harinya dari selesai shalat maghrib sampai waktu isya. Di sini kami dapat belajar banagimana cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Penghuninya pun masih tetap kompak seperti dulu. Beberapa waktu yang lalu kami selalu pergi bersama seperti menjenguk teman yang sakit, menghadiri seminar teman bersama dan nonton film bareng di bioskop. The Raid and Negeri 5 Menara are recommended to watch!!

 

Yuk mulai nulis lagi Open-mouthed smile

Have a nice day!!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 30 other followers